KISAH-KISAH GAIB TAPI NYATA

 

 

"Allah SWT memberikan al Hikmah (kebijaksanaan) kepada orang yang dikehendaki .  Barangsiapa yang diberinya al Hikmah maka ia mendapat banyak kebaikan. Hanya orang-orang yang mau berfikir yang dapat mengambil pelajaran / manfaat"  .

( SURAT AL BAQARAH : AYAT 269 )

 

PENGAKUAN PRIBADI PENYEMBUHAN YANG DENGAN IZIN DAN RIDHONYA PENYEMBUH DI BERKATI KEMAMPUAN PENYEMBUHAN MELALUI METODE PENYEMBUHAN TERAPI Nur Allah DAN NUR SYIFA

 

A. Proses Semangat Untuk Sembuh Atau Bebas Penyakit Dan Percaya Diri.

     Puji Syukur ku panjatkan kehadirat Allah S.W.T. Yang telah mempertemukan saya kepada Bapak H.M. Bambang Irawan.S, Ibu Hj. Retno Dewi dan Mas Reno Wilopo B.I (semua Penyembuh), melalui pengenalan per telepon Sdr. Ir. F MBA. (Seorang Master Reiki), dimalam hari yang memberitahukan adanya penyembuh yang sangat baik atau meyakinkan dengan memberikan nama penyembuh dimaksud diatas, alamat, dan nomor telepon.

     Pada malam itu juga ( Tgl 29 November 2000 ), saya menghubungi Ibu Ika untuk mendapatkan informasi. Kemudian esok paginya saya datang, mendaftar, mengisi Formulir tentang penyakit-penyakit, Buka Aura dll. yang di inginkan. Selanjutnya diberikan kertas yang berisikan Zikiran : Istighfar, Kalimat Tauhid " Lailaha Illallah" serta surat Al Fatihah yang semuanya harus dibaca masing-masing minimal sebanyak 100x. Puji Syukur ku panjatkan kepada Ilahi Robbi karena bukan hanya Terapi Penyembuhan yang telah ku peroleh tetapi juga meningkatkan ibadah, Iman dan Taqwa saya kepada Nya.

B. Penyakit Yang Diderita Dan Isteri Berpulang Ke Rahmatullah

     Pada tanggal 17 Maret 1998 saya mendapatkan serangan jantung, dimana pada malam itu juga saya pergi kedokter ahli jantung karena kolesterol, tekanan darah, diabet.

     Pada tanggal 3 Mei 1998 isteri saya berpulang ke Rahmatullah.

   Pada tanggal 18 September 1998 saya mendapatkan serangan Stroke yang mengakibatkan kelumpuhan pada semua bagian tubuh sebelah kanan. Akibat serangan Stroke tersebut. Saya harus di opname selama delapan hari, dan kemudian saya sembuh.

     Pada tanggal 21 April 2000 Elektrolit Drop dibawah batas minimal serta muntah-muntah yang mengakibatkan saya harus di opname selama delapan hari. Hal ini disebabkan karena terlalu ketat terhadap menu makanan ( lemak, telur, daging , protein dll ), yang mengakibatkan pendengaran, penglihatan, daya ingat sangat menurun, penderitaan bertambah, serta ketergantungan pada obat, untuk bertahan hidup (non narkotik ).

C. Konsultasi Dan Perjalanan Penyembuhan Melalui Terapi NurSyifa'.

      Semua pasien baru diharuskan untuk melalui proses konsultasi oleh Ibu Hj.Dewi. Setelah membaca formulir yang saya isi sendiri seperti pada butir B diatas, saya diminta membaca surat Al Fatihah, Kemudian deteksi penyakit dilakukan, dan pada akhirnya saya diberitahukan hasilnya yaitu terjadi penyempitan seluruh peredaran darah dibagian sebelah kanan tubuh saya, langsung saya jawab " benar " bahwa terdapat kelumpuhan pada bagian sebelah kanan, pipi / bibir saya tertarik, suara menjadi pelo. Selanjutnya saya diminta membaca kalimat " Syahadat " sebanyak 17x diteruskan berzikir " Laillaha Illallah " mohon dihadapkan pada Ilahi dan muka menghadap Ka'bah, kemudian terdengar informasi agar dada di busungkan, perut di kempeskan, dan dibawah pusar lebih dikempeskan sampai penyembuhan dinyatakan selesai +/- 15 menit. Setelah proses penyembuhan dinyatakan selesai +/- 15 menit, maka akan terasa aliran hangat atau panas mengalir diseluruh tulang punggung dan seluruh tubuh saya.

      Sambil berzikir terjawablah sudah mengalirnya Nur Allah melalui penyembuhan di Nur Syifa. Demikianlah penyembuhan dilakukan setiap hari, dengan cara yang sama seperti diatas diiringi dengan Affirman memohon kepada Allah S.W.T, agar semua penyakit yang terdapat pada seluruh tubuh saya diangkat, dihilangkan dan disembuhkan memohon kepada Allah S.W.T, agar semua fungsi organ-organ tubuh saya dinormalkan dan diaktifkan, serta juga memohon kepada Allah S.W.T, agar semua peredaran darah saya dapat dilancarkan, Sebelum penutup di dahului dengan memohon kepada Allah S.W.T agar semua permintaan saya dapat dikabulkan,serta selanjutnya ditutup dengan do'a. Setelah melalui penyembuhan Nur Syifa +/- 6x, sering digunakan pula telur ayam dan telur angsa oleh Bapak Haji Bambang, yang menurutnya untuk menyedot penyakit-penyakit atau kotoran-kotoran dalam tubuh kita, dan terasa seperti ada aliran mengalir ketelur angsa di kepala, penyembuhan berjalan terus dengan penyembuh secara bergantian.

D. Pengalaman Yang Saya Alami Saat Penyembuhan Dan Yang Saya Lihat Sendiri Saat Orang Lain di Sembuhkan

D.1. Pengalaman Yang Dialami Diri Sendiri.

a. Saya mendapatkan kenikmatan dan menSyukuri yang atas Ridho Nya memperoleh penyembuhan atau perubahannya, Ibadah dan meningkatkan Iman dan Taqwa saya kepada Ilahi Robbi dan merasakan penyembuuhan melalui Nur Syifa yang langsung dengan Nur Allah dapat mempertebal keyakinan saya serta Iman dan Taqwa saya.

b. Setelah penyembuhan + 25x dan sesudahnya, saya melihat pancaran sinar yang sangat tajam dengan warna putih bercampur biru muda sekali menuju kekening saya, saya redam dalam pikiran saya, dan tidak menyampaikan kepada siapa pun juga.

c. Suatu pagi Pak Haji Bambang berbicara dengan beberapa pasien untuk menanyakan pengalaman penyembuhan sesuai dengan permintaannya. Ketika tiba pada saya dia bilang Kundalini saya sudah terbuka, saya tidak mengerti apa itu Kundalini dan tidak mau tanya, mengingat semua pasien belum diterapi. Esok harinya saya tanya kepada Bu Ika dan diberikan karya tulis Pak Haji Bambang. Karya tulis tersebut kemudian saya baca dan akhirnya saya dapat menarik kesimpulan bahwa Kundalini saya dapat terbuka karena Profesi atau sifat pekerjaan saya. Mengingat saat penyembuhan oleh Mas Reno, Pak Haji Bambang sedang tidak ada, maka saya berpesan agar Kundalini saya ditutup saja karena takut dan tidak mengerti pengendaliannya.

d. Pada penyembuhan +/- 30x, Mas Reno bertanya kepada saya, apakah sudah melihat warna ? langsung saya katakan " sudah " seperti yang telah saya jelaskan pada butir 1.b. Sekarang saya bawa untuk melihat warna pada terapi penyembuhan dan saat ada Affirman,saya ikuti dilanjutkan dengan zikir, tiba-tiba muncul kumpulan warna kira-kira sebesar telur angsa dengan warna ditengah garis putih vertikal dari atas kebawah selanjutnya dikelilingi kuning, kuning bercampur merah (orange muda), biru muda, dan ungu muda, usai terapi saya ditanya dan saya langsung menjawab seperti diatas, wah kalau begitu sudah melihat warna dan walaupun saya belum membuka Aura.

e. Pada penyembuhan yang + 33x, Bu Hj. Dewi terapi saya, dikatakannya akan dibawa untuk melihat cahaya putih. Kemudian terdengar : ikuti kalimat Ilahi dan saya ikuti, dada saya lebih dibusungkan tegak, perut dan bawah perut lebih saya kempeskan. Beberapa saat kemudian dengan mata tetap dipejamkan dan agak menengadah keatas, saya melihat seperti pancuran air terjun di Tawamangu, langsung ucapkan dalam hati, Puji syukur Yaa Allah telah memperlihatkan saya warna putih tinggi diatas kepala saya, sambil terus berzikir, seperti biasa. Setelah selesai, langsung Bu Hj. Dewi menanyakan kepada saya, apa yang terlihat ? saya langsung mengucapkan Puji Syukur Yaa Allah karena dengan melalui penyembuhan Nur Syifa / Nur Allah saya telah diperlihatkan cahaya putih seperti diatas.

f. Penyembuhan +/- 36x dilakukan pada malam hari oleh Bu Hj. Dewi, seperti biasa saya melakukan zikir dsb. Dan selanjutnya penyembuhan mulai dilaksanakan. Pada pertengahan penyembuhan saya diminta untuk membuka mata, dan melihat kedepan. Saya melihat Pak Haji Bambang sedang melakukan do'a, dan melakukan gerakan yang akhirnya dengan menggunakan telapak tangan kanan sepertinya mendorong sesuatu dengan keras kearah dada, namun tanpa menyentuh. Kemudian terlihat dia berdo'a lalu pergi tanpa berbicara lagi. Saya memejamkan mata kembali, berzikir terus dan dalam hati saya bertanya, apa yang telah dillakukannya dan apa yang akan terjadi selanjutnya ? Puji Syukur Yaa Allah, kemudian dalam keadaan mata terpejam saya malihat Pak Haji Bambang berdiri disamping meja Bu Ika dengan pakaian bersih ( Baju Koko putih dan berpeci ) yang dia pakai pada saat mendorong telapak tangan kanannya, kemudian saya melihat wajah diri saya sendiri pada tahun 1970 an dengan mengenakan baju dan celana sesuai dengan kombinasi warna kesenangan saya, wajah diri sendiri saya hilang beberapa saat kemudian. Selanjutnya saya meliihat Bu Hj. Dewi dihadapan saya dengan pakaian yang ia kenakan pada saat terapi yaitu berjilbab, baju warna hitam dengan variasi. Puji Syukur Yaa Allah dengan segala kebesaran Nya, selesai terapi saya mengucapkan terima kasih dan saya ikut mensyukuri yang atas Rahmat, Hidayah, dan Izin Nya, sehingga bapak, ibu dan putera serta keluarga dianugerahi kemampuan penyembuhan yang belum pernah saya alami. Ini sekaligus amal ibadah, sebagai bekal di hari akhir. Apa yang saya lihat seperti diatas langsung saya sampaikan, Kemudian Bu Hj. Dewi bercerita mengenai pengalamannya atas berbagai jenis penyakit pasien, baik medis maupun non medis, selanjutnya Bu Hj. Dewi juga bercerita bahwa ada dua orang pasien yang datang untuk melakukan penyembuhan beberapa waktu menjelang meninggal.

g. Setelah penyembuhan dilakukan lebih dari 40x, saya mengalami beberapa hal yang bagi siapa saja yang belum pernah merasakannya akan beranggapan bahwa hal ini adalah sesuatu yang tidak mungkin terjadi. Di pagi hari Pak Haji Bambang mengatakan pada saya Pak Ismet mau nggak saya ajak perjalanan ke Masjidil Harram Mekkah ? langsung saya menjawab bahwa keinginana masih ada tetapi kondisi tidak memungkinkan karena kaki saya akan bengkak apabila saya melakukkan perjalanan kira-kira selama 10 jam. Bukan begitu Pak Ismet ! kalau begitu mah, semua bisa asal mempunyai uang, kemudian dia bilang bahwa saya akan dibawa ke Ka'bah tetapi jasad saya tetap berada ditempat terapi (ruang tamu banyak pasien dan siap mendengarkan cerita saya nantinya). Saya menyetujuinya dan akhirnya dibawa keruang penyembuhan yang biasa digunakan. Mulailah Zikir, dan terapi seperti biasa, tiba waktu dia bilang ikuti ucapan-ucapannya, maka selanjutnya terdengar " sekarang kita lihat Masjiddil Harram " beberapa saat kemudian dia bertanya, sudah terlihat belum Ka'bah ? Konsentrasi saya tingkatkan kembali sambil mengulangi, Yaa Allah mohon diperlihatkan Ka'bah, beberapa saat kemudian beliau menanyakan kembali, dan langsung saja saya jawab " sudah " , Ka'bah sudah dihadapan saya dan terlihat banyak orang sedang Tawaaf. Kemudian dia bilang berdiri di tempat, dan membaca do'a Mujjarab, sesudah dihadapanya, beliau meminta saya untuk melakukan sholat sunat sebanyak 2 Rakaat, saya lakukan sholat tersebut, tetapi belum selesai melaksanakan sholat tersebut, beliau meminta saya untuk mengikutinya berdo'a dan saya ikuti permintannya, setelah selesai beliau kembali menanyakan apakah sudah terlihat Lubang kebesaran Batu Hitam Hajjar Azwaad apa belum ? saya jawab sudah. Setelah itu beliau meminta saya untuk mendekati dan mencium batu tersebut. Saya melaksanakan permintaan tersebut dengan menundukan kepala dan saya memasukan kepala saya, kemudian saya cium serta saya berdo'a kepada Ilahi Robbi yang atas Rahmat dan Ridhonya semuanya dapat saya lakukkan sesuai dengan petunjuk Pak Haji Bambang. Setelah selesai Pak Haji Bambang menyatakan bahwa kita sekarang kembali lagi di tempat duduk terapi. Saya ucapkan Puji Syukur kepada Ilahi Robbi atas nikmatnya perjalanan yang diberikan Nya, selanjutnya saya berzikir kembali sampai do'a penutup penyembuhan. Langsung saya katakan kepada Pak Haji Bambang " Puji Syukur kepada Allah karena telah memberikan berbagai kemampuan kepada Bapak dan keluarga sehingga saya pun dapat menikmatinya ", kemudian saya jabat tanganya dan dengan ucapan terima kasih saya kepadanya. Dia bilang Pak Ismet jangan coba-coba untuk pergi sendiri nanti tidak dapat kembali, saya kembali duduk diruang tamu, pasien lain bertanya , bagaimana perjalanannya tadi ? langsung saya ceritakan, apa yang saya rasakan atau apa yang saya lihat sebenarnya.

h. Hari demi hari terapi penyembuhan saya jalani. Pada terapi selanjutnya saya diminta ikuti apa yang di ucapkan Mas Reno yaitu berdo'a, tarik cahaya putih Nur Allah ke kepala, diteruskan kebawah pusar, sesudah terlihat mengalir kepusar mohon dinaikkan ke kepala diturunkan lagi kebawah pusar, hal ini dilakukan secara berulang-ulang, kemudian cahaya putih dialirkan ke tangan kanan, telapak tangan kanan, seluruh jari-jari kanan, dan terasa getaran tangan kanan saya begitu kuat, dilanjutkan ke tangan kiri dengan cara yang sama, langsung tergetar tangan kiri-kaki kiri. Hari berikutnya dengan cahaya putih Nur Allah saya dibimbing untuk melihat organ tubuh saya sendiri, dimulai dengan melihat hati, kemudian jantung, paru-paru, pencernaan atau usus dan organ tubuh lainnya, peredaran darah di kaki kanan, kiri, jantung dan seluruh tubuh, setelah melihat organ tubuh dan peredaran darah, maka langsung saya katakan dalam hati benarlah seperti yang telah dikatakan Bu Hj. Dewi bahwa pada bagian kanan banyak terjadi penyempitan. Jelas terlihat perbedaaan aliran darah yang normal dengan aliran darah pada tempat terjadinya penyempitan, dimana pada aliran darah yang normal akan terlihat jelas berwarna merah sedangkan pada tempat terjadinya penyempitan terlihat agak hitam dan aliran darahnya mengecil, Puji Syukur ku ucapkan kepada Ilahi Robbi dan terima kasih kepada semua penyembuh, hari berikutnya saya diminta melihat organ tubuh sesama pasien, pada saat itu saya melihat organ tubuh Bapak Sumanta dari kepala sampai ke kaki. Begitu selesai terapi saya langsung ditanya mengenai organ tubuh pasien lain yang telah saya lihat ( Pak Sumanta ), dan saya jawab apa yang telah saya lihat, yaitu : otak besar, tenggorokan, jantung, paru-paru, hati, pencernaan, bawah pusar, peredaran darah, tangan kiri-kanan, kaki kiri-kanan, pada umumnya berwarna kehitaman bukan merah seperti peredaran darah orang yang sehat. Kemudian saya diminta untuk melihat rumah sendiri ada apanya, langsung saya tanya pada siapa saya bicarakan keadaan rumah saya dan langsung dijawab pada Pak Haji Bambang, karena ketika saya akan pulang dan saya belum melihat Pak Haji Bambang hadir, maka saya menitipkan pesan agar tolong diberitahukan kepadanya, esok harinya saya temui Bu Ika dan saya sampaikan pesan Mas Reno untuk saya lihat rumah saya, dan Bu Ika bersedia untuk menyampaikannya. Kebetulan saya yang pertama penyembuhan melalui Pak Haji Bambang, saya tanya apakah pesan dari Mas Reno / Bu Ika sudah diterima apa belum dan langsung di jawab sudah dan nanti akan saya bawa melihat rumah sendiri dari tempat terapi, tiba saat dibawa melihat rumah saya sendiri dari tempat terapi, banyak sekali yang saya lihat yang tidak terlihat oleh mata. Terlihat berbagai jenis atau bentuk dari yang kecil sampai yang terbesar ( dirumah depan tetangga saya ), dihitung cukup banyak dan sangat menakutkan. Setelah selesai saya mengucapkan terima kasih saya ucapkan kepada Pak Haji Bambang serta saya juga menanyakan apakah bisa dipindahkan tetapi jangan dengan istilah di usir, Pak Haji Bambang menjawab : bisa diambil dan dikonsultasikan dengan Ibu Hj. Dewi, langsung saya konsultasikan hal tersebut dengan Bu Hj. Dewi dan saya jelaskan pantas saja dirumah saya merasakan kurang nyaman. Jawabannya karena banyak diantara penghuninya yang nunggu. Akhirnya di tentukanlah, tanggal / hari pembersihan yaitu Sabtu, 20 Januari 2001 oleh assisten ( sebagai Media ) Bapak Haji Bambang ( saya jemput dan pulangnya saya antar ). Pada tanggal 22 Januari 2001 oleh Mas Reno saya diminta terapi pada Bapak Haji Bambang dan sekaligus minta diajak kembali melihat rumah setelah dibersihkan, seperti biasa saya diminta mengikuti Affirman dan saya lakukan, terasa oleh saya seluruh tubuh saya diselimuti warna putih atau salju, berdo'a lagi, sekarang kita siap berangkat melihat rumah kembali setelah dibersihkan, setiba dimuka rumah ditanya oleh Pak Haji Bambang sudah sampai belum ? langsung saya jawab sudah berada didepan, kemudian lihat seluruh rumah dari depan sampai ke belakang, saya lakukan mulai pintu gerbang depan, seluruh halaman, ( depan, belakang, kiri dan kanan ) sampai pada seluruh ruangan tidak ada yang aneh-aneh yang ada hanya cahaya putih. Setelah dipastikan sudah tidak ada yang aneh-aneh lagi Pak Haji Bambang bilang bahwa keadaan rumah saya sudah bersih dan beliau mengajak saya pulang, tetapi saya tidak bisa keluar karena tidak menemukan pintu-pintu untuk keluar, Pak Haji Bambang menanyakan apakah saya bisa keluar atau tidak ? langsung saya jawab tidak bisa, selanjutnya dia mengatakan bahwa pagarnya sangat kuat dan dia meminta saya untuk mengikuti ucapannya, saya ucapkan secara terus-menerus dan akhirnya saya dapat kembali ke tempat terapi saya. Demikianlah para pembaca yang saya hormati tentang penyakit, konsultasi, terapi penyembuhan, dan berbagai keanehan yang saya rasakan sendiri dari mulai melihat warna-warna ( putih, biru muda, dan berbagai macam warna seperti warna pelangi ), melihat masing-masing organ tubuh saya seperti : hati, jantung, paru-paru, pencernaan, ginjal, otak, dll. Melihat seluruh tubuh saya, melihat peredaran darah saya, melihat organ tubuh pasien lain, perjalanan ke Ka'bah, Sholat Sunnat didaerah Mustajab, Multazam, melihat lubang tempat Batu Hitam Hajjar Azwaad dan menciumnya, melihat keanehan di rumah sendiri baik sebelum maupun sesudah dibersihkan yang sebelumnya tak pernah mempelajari pengetahuan-pengetahuan seperti diatas.

D.2. Yang Saya Lihat Atau Dengar Dari Terapi Penyembuhan Orang Lain.

A. Dari jenis kelamin banyak pria atau wanita dari berbagai tingkatan usia

  • Dari jenis penyakit, banyak penyakit baik medis maupun non medis dimana pasien sudah berobat kemana-mana, bahkan sampai keluar negeri yang tentunya sudah banyak mengelurkan biaya, munculah keputus-asaan dan berkat tekhnologi informasi serta sarana-sarana lainnya sampailah penyembuhan melalui media Nur Syifa.

Adapun jenis penyakitnya :

  • Jantung, Kelumpuhan/Stroke, Kanker, Tekanan Darah Tinggi, Diabetes, Kolesterol, Gangguan Pencernaan, menurunnya daya Ingat, Menurunnya Penglihatan, Pendengaran, Prostat dll. Yang sulit disebutkan satu persatu dan berbagai penyebabnya.

  • Penyakit non medis yaitu :

  • Kena guna-guna setelah terapi histeris atau menangis, mempelajari kebatinan tanpa mengetahui akibatnya yang bersangkutan menggelepar dilantai sambil berteriak atau memukul tangan atau kepala kelantai, penyakit kerohanian yang berdampak pada gangguan organ-organ tubuh tentu penyebabnya banyak dan tentunya berbeda dari tiap pasien dan kebanyakan menggunakan obat-obatan terlarang atau narkoba yang berakibat jaringan otaknya rusak, badan kurus, tidak bisa berkomunikasi dengan orang lain yang bisanya hanya senyum atau cengar-cengir tanpa kendali.

  • Permintaan Pasien Yaitu :

  • Mendekatkan diri kepada Ilahi, Membuka Aura, ( banyak saya lihat ), Kundalini, pemagaran atau pembersihan rumah, meningkatkan kegiatan/ kemampuan usaha, kerejekian, kerukunan / kedamaian rumah tangga dan masih banyak yang lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

  • PENUTUP

    1. Puji Syukur saya panjatkan kepada Allah S.W.T yang telah memberikan jalan keluar dari rasa putus asa atas berbagai penyakit yang saya derita seperti telah dijelaskan di atas. Salam dan Shalawat selalu tercurahkan kepada Nabi Besar Muhammad S.A.W, seluruh keluarganya, para sahabat-sahabatnya serta seluruh pengikut-pengikut Nya sampai hari Akhir.

    2. Tak lupa saya sampaikan hal yang sama seperti telah saya sampikan pada butir A diatas pada Bapak H.M. Bambang Irawan S. dan seluruh keluarga serta pihak-pihak lainnya yang berperan dalam penyembuhan Nur Syifa.

    3. Apa yang telah saya tulis merupakan pengalaman diri saya sendiri, dari yang saya lihat dan dengar dari para pssien-pasien bersangkutan karena memang saya senang berkomunikasi dengan sesama pasien, tidak terpikir atau terbetik oleh saya berpromosi seperti menjual kucing dalam karung, saya beriman sesuai dengan yang saya anut dan saya masih memiliki panca indera yang cukup normal.

    4. Yang sangat meyakinkan adalah saya tidak hanya memperoleh penyembuhan tetapi juga ibadah, meningkatkan Iman dan Taqwa saya kepada Ilahi Robbi.

    5. Saya pribadi mengajak semua pasien, kenalan atau teman-teman agar kunjungilah tempat praktek Bp H.M. Bambang Irawan S dengan Alamat Jl. Kalipasir Tembok No.26 Menteng Raya Jakarta Pusat, No. Telp. (021) 314 7850 tepatnya disebelah gedung Perjuangan Menteng Raya dan bisa juga dari Jl. Kramat IV menuju Jl. Gg. Tembok.

    6. Isilah Formulir keluhan/penyakit/penderitaan yang anda rasakan dan tiba saat dipanggil bagi pasien baru akan diberikan catatan kalimat-kalimat Zikir dan di konsultasikan dengan Bu Hj. Dewi untuk mengecek ulang, selanjutnya memberitahukan hasilnya kepada anda dan berapa kali anda harus di terapi.

    7. Anda pergi ketempat penyembuhan yang tepat, penuh kejujuran, terbuka (berkomunikasi dua arah), kepuasan dan sangat toleran atau berjiwa sosial yang tinggi.

    8. Semoga pasien, apapun juga penyakit, atau keluhannya mendapatkan Rahmat Nya, sembuh dan berhasil memperoleh manfaatnya.

    Bekasi, 22 Januari 2001

     

    ( Bpk. Haji Ismet )

    Perumahan Jakapermai, Kalimalang, Bekasi.


    F. Keterangan Tambahan

    KELUMPUHAN : 2 (dua) Orang

    1. Wanita muda putih bersih.

         a) Awalnya terjatuh, lalu wanita tersebut menderita kelumpuhan, yaitu tidak bisa jalan akan tetapi masih mampu berbicara.

         b) Sudah berobat ke dokter dan diopname, namun kelumpuhan tidak mengalami perbaikan.

         c) Akhirnya wanita tersebut memutuskan untuk ke tempat terapi Nursyifa dan datang dalam keadaan digotong.

         d) Di tempat terapi, wanita tersebut melakukan terapi penyembuhan sebanyak 2 kali sehari. Baru beberapa hari melakukan terapi penyembuhan sudah mulai terlihat beberapa perubahan, dan setelah lk. 2 minggu dia sudah bisa berjalan sendiri tanpa bantuan orang lain.

         e) Sekarang wajahnya terlihat ceria, gembira, rasa percaya dirinya meningkat, dan belakangan saya melihat dia selalu berjilbab.

    2. Ibu-ibu sangat gemuk usia diatas 50 tahun.

         a) Ketika datang ketempat terapi dipapah oleh beberapa orang keluarganya. Ibu ini mengalami kelumpuhan pada seluruh bagian tubuh sebelah kiri.

         b) Penyembuhan pertama dilakukan oleh dua orang penyembuh, yaitu Bu Hj. Retno Dewi dan Mas Reno. Bu Hj. Dewi dari belakang sedangkan Mas Reno dari depan sambil memegang tangan pasien yang lumpuh. Beberapa saat kemudian tangan pasien tersebut diturunkan lalu dinaikkan sambil jari-jari tangannya diluruskan. Rupanya Nur Allah sudah memasuki tangannya yang lumpuh.

         c) Mas Reno meminta kepada si pasien untuk mencoba menggerak-gerakkan tangannya, dan ternyata bisa digerak-gerakkan.

         d) Dapat dipastikan dengan kebesaran serta kehendak dan RidhoNYA jualah dengan melalui kedua penyembuh yang telah dianugerahkan kemampuan, maka hal ini dapat terjadi.

         e) Sekarang pasien tersebut sudah dapat belajar jalan sambil dipegang oleh anggota keluarganya

    KANKER : 1 Orang

    Laki-laki berusia diatas 50 tahun :

         a} Pertama saya lihat dia dalam keadaan tubuh yang kurus dan bermuka pucat.

         b} Beberapa hari kemudian saya tanya apa penyakitnya. Lelaki tersebut menjawab bahwa ia sedang menderita kanker di bawah pusar dan harus mengikuti terapi penyembuhan sebanyak 50 kali. Dia pernah memeriksakan kondisinya ke dokter, dan dokter mengatakan bahwa kanker ini harus di angkat dengan cara lelaki tersebut harus melakukan operasi, tetapi karena takut dioperasi akhirnya ia memilih untuk mengikuti terapi disini.

         c} Akhirnya setelah ia mengikuti terapi ini, saya lihat mukanya sudah tidak pucat, dan tubuhnya bertambah gemuk serta saya juga sering lihat dia membawa mobil sendiri. Untuk meyakinkan pandangan saya, saya tanyakan pada istrinya dan istrinya menjawab bahwa suaminya memang mukanya tidak pucat lagi, dan bertambah gemuk.

     

    Haji Ismet


    Terapi NurSyifa Mampu Memperbaiki, Mengkoreksi Kesalahan-kesalahan dimasa silam yang Berpengaruh kepada Fisik dan Mental seseorang untuk Kesembuhan dan untuk Keberhasilan di Masa Depan yang lebih baik***

    Bila Rejeki Seret, Kehidupan terasa berat banyak masalah, Coba Kita menganalisa kehidupan dimasa lampau.  Seringkali dosa-dosa dan Kesalahan yang pernah diperbuat berpotensi Menghalangi datangnya Rejeki***

    Bila banyak masalah dan kesulitan di Kantor, ditempat usaha, ditempat bekerja, barangkali ada sifat-sifat buruk yang mengganggu, bersihkan dan Buka Aura Islami dengan Nur Pesona Ilahi agar semua berubah menjadi menyenangkan dan meningkatnya karir menuju sukses***

    Terapi NurSyifa ternyata dapat meningkatkan Daya Fikir, Imajinasi, Naluri, nalar, Kepekaan, Konsentrasi, potensi, Berfikir Positip, Ibadah dan membangkitkan Kemampuan dalam diri (InnerPower)***

    YAYASAN NURSYIFA'


    | Visi Misi | Metode | Pengantar Pengobatan | Penyakit Kronis | Paradigma Baru Pengobatan |

    | Sembuh dari Penyakit Kronis | Lifestyle Medicine | Mempercepat Proses Kesembuhan |

    | Sejarah Ruqyah di NurSyifa | Terapi Kuantum Imajiner | Pengantar Kerejekian | Rasa Bahagia |

    | Menuju Kehidupan Baru | Buka Aura Islami | Jadwal Kegiatan | Pelatihan yg Bisa Diikuti |

     
     
    ^ Alternatif Pengobatan Terapi Nur Syifa' by Haji Mohammad Bambang Irawan S.
    Copyright 2007-2012 [ PT Supra Abadisentosa ]. All rights reserved.
    Revised/disempurnakan :16 August 2012 12:09 .