|
Berdedikasi Mengamalkan Pengobatan Selama Lebih Dari 20 Tahun > Penyembuhan, Pengobatan, Obat Penyakit / Sakit Autis, Down Syndrome - DS
" Hai manusia , telah datang kepadamu kitab yang berisi pelajaran dari Tuhanmu dan sebagai obat penyembuh jiwa, sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman ". ( QS. 10 : 57 ) " Setiap Penyakit itu pasti ada obatnya, jika tepat obatnya maka Penyakit akan Sembuh dengan izin Allah 'Azza wa Jalla ". ( HR. Muslim ). " Allah tidak akan menurunkan suatu penyakit melainkan Allah juga menurunkan obatnya " ( HR. Abu Hurairah ). " Assalammu'alaikum Wr. Wb. Salam Sejahtera dari Keluarga Besar NurSyifa' "
" Kami Mengajak Masyarakat
Luas untuk Hijrah, Pindah dari
HM Bambang Irawan S., Isteri & Kel. Besar NurSyifa'. TERAPI NURSYIFA' PENGOBATAN BERDASAR AL-QUR'AN & AS-SUNNAH :
> Terapi NurSyifa' : Merupakan Rangkuman dari
Khazanah Pengobatan Para
SPESIALISASI PENGOBATAN PENYAKIT BERAT- KRONIS MEDIS & NON MEDIS * Dengan Menyalurkan Energi Sinar Penyembuh NurSyifa' dari Allah Yang Maha Menyembuhkan, Alhamdulillah, Kami Mampu Mengobati berbagai Penyakit Medis maupun Non Medis hingga Kronis, bahkan berbagai penyakit yang secara Medis telah mengalami jalan buntu. >>>Memohon Hanya kepada Allah, Mengharapkan Pertolongan & Ridho-NYA :
> ANAK AUTIS dan DOWN SYNDROME :
Ini cacat pada perkembangan syaraf & psikis manusia, baik sejak janin dan seterusnya; yang menyebabkan kelemahan / perbedaan dalam berinteraksi sosial, kemampuan berkomunikasi, pola minat, dan tingkah laku”.
> Saat ini tidak ada obat, serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Autis atau Down Syndrome secara Medis. Akan tetapi penyakit ini dapat disembuhkan dengan menggunakan Teknologi al Quran yang datangnya dari Allah dengan datang berobat ke Yayasan NurSyifa' Jakarta. Anak autis tidak gila & tidak kerasukan setan. Penanganan harus dilakukan secara intensif & teratur dan kasih sayang. Penderita autis sebagian besar dapat di sembuhkan dengan beberapa kondisi, yaitu: ditangani & terapi sejak dini; masih dalam spektrum ringan; mengeluarkan racun atau logam berat dalam tubuh penderita (detoxinasi). Perlu pemahaman & pengetahuan tentang autis & ditunjang oleh kesabaran & rasa kasih sayang dalam keluarga penderita. Terutama bagi suami-istri karena banyak kasus anak autis menjadi penyebab hancurnya rumah tangga. Terapi harus dilakukan terus menerus tidak terputus walau pun tingkat perkembangan perbaikan kondisi penderita lambat. Siapa yg tidak ingin anak autisnya dapat hidup mandiri, dapat berkarya & berprestasi baik serta dapat diterima di masyarakat ?? Kunci terpenting adalah dengan terus berdoa kepada Tuhan agar anak dapat diberi kesembuhan & keluarga diberi kemampuan, kekuatan, kesabaran serta ketabahan dalam membesarkan & mendampingi si anak penderita autis. Juga agar diberi jalan terbaik dalam kehidupan ini agar dapat membantu & mendukung proses perbaikan perkembangan penderita. Orang tua dapat sangat membantu mengarahkan anak autis untuk mengeksploitasi kelebihan-kelebihannya (seperti: kemampuan untuk fokus & konsentrasi yang luar biasa), dan melatih mereka untuk memperbaiki berbagai kelemahan-kelemahannya. Terapi NurSyifa' telah terbukti mampu menyembuhkan banyak Anak Autis maupun Down Syndrome menjadi sebagaimana anak normal lainnya ( Curva mendekati curva anak normal ) walaupun tidak dapat menjadi juara kelas. ( Dapat sekolah di sekolah biasa buka di sekolan Luar Biasa ) Hanya anak2 dibawah 5 ( lima ) tahun yang dapat dikoreksi, disembuhkan oleh Terapi NurSyifa'. Karena sesudahnya sistim syaraf dan otak telah mulai terbentuk permanen sehingga sulit untuk direkonstruksi ulang, direhabilitasi. Down Syndrome adalah kerusakan kromosom pada anak DS yang seharusnya normal : 46, pada anak DS kromosomnya : 47. Silahkan di baca2 : MENYIKAPI KONTROVERSI AUTISME DAN IMUNISASI MMR
Autisme adalah gangguan perkembangan pervasif pada anak yang ditandai dengan adanya gangguan dan keterlambatan dalam bidang kognitif, bahasa, perilaku, komunikasi dan interaksi sosial.Perdebatan yang terjadi akhir-akhir ini berkisar pada kemungkinan hubungan autisme dengan imunisasi MMR (Mumps, Measles, Rubella).
Banyak penelitian yang dilakukan secara luas ternyata membuktikan bahwa autism tidak berkaitan dengan imunisasi MMR. Tetapi memang terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa Autism dan imunisasi MMR berhubungan.
> Campak galur Edmonton atau Schwarz yang telah dilemahkan, Componen Antigen Rubella dari virus hidup Wistar RA 27/3 yang dilemahkan dan Antigen gondongen dari virus hidup galur Jerry Lynn atau Urabe AM-9. Pendapat yang mendukung autism berkaitan dengan imunisasi :
Reaksi imunisasi MMR secara umum ringan, pernah dilaporkan kasus meningoensfalitis pada minggu 3-4 setelah imunisasi di Inggris dan beberapa tempat lainnya.
Andrew Wakefielddari Inggris melakukan penelitian terhadap 12 anak, ternyata terdapat gangguan Inflamantory Bowel disesase pada anak autism. Hal ini berkaitan dengan setelah diberikan imunisasi MMR.
Jeane Smith seorang warga negara Amerika bersaksi didepan kongres Amerika : kelainan autis dinegeri ini sudah menjadi epidemi, dia dan banyak orang tua anak penderta autisme percaya bahwa anak mereka yang terkena autisme disebabkan oleh reaksi dari vaksinasi.
Pendapat yang menentang bahwa imunisasi menyebabkan autisme Sedangkan penelitian yang mengungkapkan bahwa MMR tidak mengakibatkan Autisme lebih banyak lagi dan lebih sistematis. Brent Taylor, melakukan penelitian epidemiologik dengan menilai 498 anak dengan Autisme.
Dales dkk seperti yang dikutip dari JAMA (Journal of the American Medical Association) 2001, mengamati anak yang lahir sejak tahun 1980 hingga 1994 di California, sejak tahun 1979 diberikan imunisasi MMR. Menyimpulkan bahwa kenaikkan angka kasus Autism di California, tidak berkaitan dengan mulainya pemberian MMR.
2001. Meneliti anak dalam 6 bulan setelah imunisasi MMR dibandingkan dengan anak tanpa Autisme. Menyimpulkan tidak terdapat perubahan perilaku anak secara bermakna antara kelompok control dan kasus. Pada jurnal ilmiah Archives of Disease in Childhood, September 2001, The Royal College of Paediatrics and Child Health, menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung adanya hipoteda kaitan imunisasi MMR dan Autisme.
Makela A, Nuorti JP, Peltola H tim peneliti dari Central Hospital Helsinki dan universitas Helsinky Finlandia pada bulan Juli 2002 telah melakukan penelitian terhadap 535.544 anak yang mendapatkan imunisasi MMR sejak 1982 hingga 1986, yang dilakukan pengamatan 3 bulan setelah di Imunisasi.
Kreesten Meldgaard Madsen dkk bulan November 2002,melakukan penelitian sejak tahun 1991 - 1998 terhadap 440.655 anak yang mendapatkan imunisasi MMR. Hasilnya menunjukkan tidak terbukti hipotesis hubungan MMR dan Autisme. Rekomendasi Intitusi atau Badan Kesehatan Dunia Beberapa institusi atau badan dunia di bidang kesehatan yang independen dan sudah diakui kredibilitasnya juga melakukan kajian ilmiah dan penelitian tentang tidak adanya hubungan imunisasi dan autisme.
The All Party Parliamentary Group on Primary Care and Public Health pada bulan Agustus 2000, menegaskan bahwa MMR aman. Dengan memperhatikan hubungan yang tidak terbukti antara beberapa kondisi seperti inflammatory bowel disease (gangguan pencernaan) dan autisme adalah tidak berdasar.
Beberapa institusi dan organisasi kesehatan bergengsi di Inggris termasuk the British Medical Association, Royal College of General Practitioners, Royal College of Nursing, Faculty of Public Health Medicine, United Kingdom Public Health Association, Royal College of Midwives, Community Practitioners and Health Visitors Association, Unison, Sense, Royal Pharmaceutical Society, Public Health Laboratory Service and Medicines Control Agency pada bulan januari tahun 2001 setelah mengadakan pertemuan dengan pemerintahan Inggris mengeluarkan pernyataan bersama yaitu MMR adalah vaksin yang sangat efektif dengan laporan keamanan yang sangat baik.
The Committee on Safety of Medicine (Komite Keamanan Obat) pada bulan Maret 2001, menyatakan bahwa kesimpulan dr Wakefield tentang vaksin MMR terlalu premature. Tidak terdapat sesuatu yang mengkawatirkan. The Scottish Parliament?s Health and Community Care Committee, juga menyatakan pendapat tentang kontroversi yang terjadi, yaitu Berdasarkan pengalaman klinis berbasis bukti, tidak terdapat hubungan secara ilimiah antara MMR dan Autisme atau Crohn disease.
The Irish Parliament?s Joint Committee on Health and Children pada bulan September 2001, melakukan review terhadap beberapa penelitian termasuk presentasi Dr Wakefield yang mengungkapkan AUTISM berhungan dengan MMR. Menyimpulkan tidak ada hubungan antara MMR dan Autisme. Tidak terdapat pengalaman klinis lainnya yang mebuktikan bahan lain di dalam MMR yang lebih aman dibandingkan kombinasi imunisasi. MMR.
Menyatakan bahwa pemberian imunisasi secara terpisah tidak lebih baik dibandingkan MMR, malahan terjadi keterlambatan imunisasi MMR. Selanjutnya akan dilakukan penelitian lebih jauh tentang penyebab Autisme. BAGAIMANA SIKAP KITA SEBAIKNYA ?
Secara umum penderita autisme sudah mempunyai kelainan genetik (bawaan) dan biologis sejak awal. Hal ini dibuktikan bahwa genetik tertentu sudah hampir dapat diidentifikasi dan penelitian terdapat kelainan otak sebelum dilakukan imunisasi.
Penelitian yang menunjukkan hubungan keterkaitan imunisasi dan autism hanya dilihat dalam satu kelompok kecil (populasi) autism. Secara statistik hal ini hanya menunjukkan hubungan, tidak menunjukkan sebab akibat. Kita juga tidak boleh langsung terpengaruh pada laporan satu atau beberapa kasus, misalnya bila orang tua anak autism berpendapat bahwa anaknya timbul gejala autism setelah imunisasi.
Bila terpengaruh oleh pendapat yang mendukung keterkaitan autism dan imunisasi tanpa melihat fakta penelitian lainnya yang lebih jelas, maka kita akan mengabaikan imunisasi dengan segala akibatnya yang jauh lebih berbahaya pada anak.
Hal ini juga menambah keyakinan kita bahwa memang Imunisasi MMR memang benar aman. Kontroversi itu terus berlanjut terus, namun kita bisa mengambil hikmah dan jalan yang terbaik anak kita harus imunisasi atau tidak ?
Dari beberapa hal tersebut diatas, tampaknya dapat disimpulkan bahwa Imunisasi MMR tidak mengakibatkan Autisme, bila anak kita sehat dan tidak berbakat autisme. Tetapi diduga imunisasi dapat memicu memperberat timbulnya gangguan perilaku pada anak yang sudah mempunya bakat autisme secara genetik sejak lahir.
Sangatlah bijaksana untuk lebih waspada bila anak kita sudah mulai tampak ditemukan penyimpangan perkembangan atau perilaku sejak dini, memang sebaiknya untuk mendapatkan imunisasi MMR harus berkonsultasi lebih jelas dahulu dengan dokter anak.
Meskipun sebenarnya pemicu atau faktor yang memperberat Autisme bukan hanya imunisasi. Dalam hal seperti ini kita harus memahami dengan baik resiko, tanda dan gejala autisme sejak dini.
Dengan menghindari imunisasi maka akan timbul permasalahan baru yang lebih berbahaya dan dapat mengancam jiwa terutama bila anak terkena infeksi yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Penting untuk mencari jalan keluar secara alternatif untuk mengatasi masalah ini. Karena anak kita adalah buah hati dan tentu saja jangan sampai mengambil resiko. Kalau ternyata Anak Anda telah positif Autisme, maka terapi NurSyifa' adalah harapan satu2nya untuk menyembuhkan si buah hati.
> Bila Anda sudah merasa Frustasi dengan Penyakit Autis Down Syndrome Anak Anda yang tidak kunjung Sembuh, Cobalah Pengobatan yang satu ini. Berdasarkan pada petunjuk Al-Qur'an dan As-Sunnah Penyembuhan dengan Cara ini bisa menjadi Alternatif Terbaik bagi Anda. Dengan menjalani Terapi di NurSyifa tidak ada resiko dan atau efek samping negatif.* Pengobatan dengan Teknologi Al-Qur'an memberi Hikmah Kesembuhan seutuhnya dan tidak akan pernah Melukai dan Menyakiti siapapun. (Tanpa Pembedahan, tanpa Operasi dan tanpa memasukkan alat kedalam tubuh) Alhamdulillah, Terapi NurSyifa' mampu mengobati berbagai penyakit berat hingga kronis yang nyaris sudah tak tertolong lagi, sampai sembuh sehat kembali. Lihat Lanjutannya : Info Ringkas Terapi NurSyifa' >>> PELAJARI LINK2 INI : | Sakit Maag | Sakit Jantung | Kanker Rahim | Kanker Otak | Kanker Payudara | Kesaksian Singkat |Penyakit yang Sering Menyerang Wanita dan Wanita Karir >>> Penyakit yang Sering Menyerang Bayi dan Anak-anak >>> Penyakit Jantung, Jantung Koroner dan Sesak Nafas >>>
> TERAPI NURSYIFA' CARA CEPAT & EFEKTIF MENYEMBUHKAN PENYAKIT < Biaya Mahar 1x Terapi : Rp. 150.000,-- s/d Rp. 500.000,- Tergantung Berat Ringannya Penyakit, Seikhlasnya Bagi yang Kurang Mampu, Sudah Termasuk Obat, berupa Jamu ( Herbal ) hasil Penelitian dan Pengalaman Mengobati puluhan tahun, Madu, dan air Zamzam ( bila masih tersedia ). Snack dan Minuman tersedia Gratis. Ruangan AC. Biaya Mahar Terapi Pengobatan dan Alamat Yayasan NurSyifa' Jakarta. >>> * Maaf, Harap Jangan SMS Kami. Kami lebih memprioritaskan untuk melayani para pasien yang datang berobat setiap harinya.
|
kanker, kanker sore, kanker payudara, kanker
rahim, kanker otak, kanker darah,
penyakit kanker, pengobatan kanker payudara, kanker tulang, kanker soar, kanker
kulit, kanker paru paru,
marie kanker, may kanker, kanker leher rahim, kanker sister, kanker hati, kanker
mulut rahim,
kanker kom op tegen tombola, penyebab kanker,
penyembuhan pengobatan obat penyakit sakit tumor kanker payudara rahim kandungan
kronis akut